Persaingan bisnis pada tahun 2012 semakin ketat. Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Makassar Research, beberapa perusahaan yang belum masuk dalam kategori Master Brand pada tahun 2011 lalu, tahun ini mengalami peningkatan persentase yang cukup signifikan.
“Tahun ini, akan lebih ketat persaingannya dibandingkan tahun lalu. Hasil Master Brand kemarin menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk melakukan kreatifitas dan perbaikan dalam mengkomunikasikan brand mereka. Berdasarkan hasil riset yang kami lakukan, tahun 2012 banyak perusahaan mengalami kenaikan persentasi yang cukup signifikan dibandingkan hasil riset kami tahun 2011 lalu, dan masuk kategori Master Brand,” ungkap Project Manager Makassar Research, Andi Alamsyah Karim, ST.
Alamsyah menambahkan, merek/brand memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan, ia merupakan asset yang tak ternilai harganya. Karena itu, merek perlu dikelolah, dikembangkan, diperkuat, dan ditingkatkan kualitasnya sehingga dapat memberikan keuntungan kompetitif yang berkelanjutan. Melalui merek inilah produk/jasa yang ditawarkan dikenal oleh masyarakat.
“Cara terbaik untuk mengetahui perkembangan perusahaan, adalah melakukan riset secara berkala terhadap konsumen/masyarakat mengenai produk/jasa yang ditawarkan. Melalui riset ini, perusahaan akan mendapatkan informasi mengenai kepuasan konsumen, kesetiaan kensumen menggunakan produk /jasa yang dihasilkan oleh perusahaan, maupun informasi penting lainnya yang bisa dijadikan bahan evaluasi dalam mengelolah dan menjaga kualitas merek yang dimiliki oleh suatu perusahaan,” papar Alamsyah.
Bahkan lebih dari itu, tambah Alamsyah, informasi yang diperoleh dari riset pemasaran akan berperan penting dalam menentukan mati hidup maupun percepatan pertumbuhan perusahaan. Sebab dari hasil riset tersebut, perusahaan dapat mengidentifikasi dan menentukan peluang dan masalah pasar, serta mengambil terobosan-terobosan inovatif yang akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap merek produk/jasa yang dihasilkan perusahaan.
Hasil riset yang dilakukan oleh Makassar Research, dengan melibatkan 1000 responden dapat dijadikan sebagai tolok ukur tingkat kepercayaan masyarakat Makassar terhadap merek/brand yang ada di pasaran.
“Dalam menentukan kategori Master Brand, kami menggunakan lima parameter yaitu merek yang paling diingat (awareness), merek yang terakhir dipakai oleh responden (market share), kepuasan terhadap merek (satisfaction), merek yang akan dipilih kembali di masa mendatang (future intention), dan merek yang paling direkomendasikan oleh responden kepada orang lain (most recommended). Lima parameter ini digunakan untuk menentukan nilai total persentase/index terhadap sebuah merek. Nilai parameter ini disebut Master Brand Index (MBI),” jelas Alamsyah.
Perusahaan yang menjadikan hasil riset pasar sebagai bahan evaluasi dalam menjaga merek yang dimilikinya, akan semakin maju dan bertumbuh serta mampu bersaing dengan merek sejenisnya yang ada di masyarakat. Hasil riset Master Brand 2012 sudah dipublikasikan, dan kita akan lihat sejauh mana perusahaan melihat dan mengambil informasi dari hasil riset tersebut pada survey Master Brand berikutnya. (Salmawati)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar